oleh

Gagal Pesta, 3 Budak Sabu Diringkus Polsek Benowo Surabaya

Surabaya, jurnalissiberindonesia.com – Tiga sekawan hendak pesta sabu digagalkan Unit Reskrim Polsek Benowo Surabaya. Mereka ketiga tersangka ditangkap masing-masing adalah, Akhmad Sugianto (24), asal Dusun Majang, Desa Dharma Tanjung, Kec. Camplong, Kab Sampang, Abdullah Alhafani (23), asal Dusun Penanggun Barat, Desa Kramat, Kec Tlanakan, Kab Pamekasan, dan Rosyid (23), Dusun Sumber Wangi, Desa Bandaran, Kec Tlanakan, Kab Pamekasan, ketiga tersangka asal Madura.

Kapolsek Benowo Surabaya, Kompol Moh Mahmud, melalui Kanit Reskrim Ipda Kusmianto menuturkan, penangkapan mereka tersangka ini sebelumnya, kami mendapati laporan informasi masyarakat terkait adanya seseorang sedang melakukan transaksi sabu dilokasi Traffic Light lampu merah Jalan Kapasan Surabaya, Rabu (7/3), sekitar pukul 23.30 WIB,” kata Ipda Kusmianto saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (12/3/2019).

Berkat informasi masyarakat tersebut sambungnya, kami tindak lanjuti secara penyelidikan, yang kemudian hasilnya benar ketika dilakukan penangkapan sekaligus penggeledahan anggota opsnal kami kedapatan menemukan 2 poket sabu yang dibawanya oleh kedua tersangka ini. “Mereka telah menggenggam sabu pada tangannya sebelah kiri,” ungkapnya Ipda Kusmianto kepada jurnalissiberindonesia.com

Kusmianto mengatakan, setelah kami menangkap mereka kedua tersangka, kita kembangkan lagi dan mengakui jika barang sabu itu akan di gunakan bersama rekannya yang sedang menunggu di tempat kos di Jalan Margorejo IV Surabaya. “Seketika kami bergerak menuju ke lokasi dan kami berhasil mengamankan satu orang pelaku Rosyid selanjutnya mereka tersangka kami gelandang ke Mapolsek Benowo Surabaya untuk kita mintai keterangan penyidikan lebih lanjut,” bebernya.

Dijelaskan, saat menjalani pemeriksaan kepada penyidik, mereka tersangka ini mengakui jika 2 poket seberat 0,83 gram sabu akan di konsumsinya secara bersama-sama didalam kamar kos. “Mereka mengaku apabila barang sabu tersebut dibelinya dari seorang bandar berinisial ‘MAS’ sementara masih kami dalami dan masih kita buru penyuplai sabu tersebut,” lanjut Kusmianto kepada media ini.

Kusmianto menambahkan, mereka tersangka guna menanggung akibatnya akan kami jerat dengan pasal 112 (1), dan atau 132 ayat (1), undang undang RI no 35 tahunb2009 tentang narkotika. “Untuk penyuplai sabu berinisial MAS masih dalam buronan petugas,” tandasnya. (yti/fz).

News Feed