oleh

Incar Motor di Sawah, 2 Residivis Curanmor dan Penandah Dibekuk Jatanras Polda Jatim

Surabaya, jurnalissiberindonesia.com -Ditreskrimum Polda Jawa Timur mengungkap kasus spesialis pencurian motor roda dua (Curanmor). Mereka tersangka melakukan pencurian motor merupakan spesialis di area perkebunan adalah, Muhlason (29), asal Dusun Sidoluhur Krajan II, Lawang, Kabupaten Malang, dan Yudin (31), asal Dusun Srigading, Lawang, Kabupaten Malang.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Leonard M Sinambela didampingi Humas Polda Jawa Timur, Kompol Sutrisno dalam keterangan Konferensi Pers mengatakan, tersangka ini melancarkan aksi pencuriannya di daerah karakteristik pada area perkebunan dan sawah. Mereka tersangka saat melakukan aksi pencurian motor pada pagi dan siang hari dan hunting dengan menggunakan motornya berdua dengan mengincar di area kebun serta sawah kendaraan yang terparkir milik korban selaku petani sedang bekerja di ladang. “Umumnya saat motor milik korban diparkir di kebun atau sawah kan jauh, karena masuk ke perkebunan ini yang di curi oleh tersangka,” kata AKBP Leonard M Sinambela, Senin (11/3), sore.

Leonard mengungkapkan, adapun tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Kampung Santren, Desa Ngembal, Kec Wajak, Kabupaten Malang atau di sawah selain itu juga motor yang dicuri tersangka ada di beberapa daerah antaranya, Kecamatan Lawang, Singosari, Kabupaten Malang, dan dijualnya ke masyarakat setempat. “Rencana motor yang mereka jual sekitar Rp 1,5 juta dari tersangka kepada penandah atau kepada yang membeli motor tersebut,” jelas Mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya.

Masih kata Leonard, cara tersangka melancarkan aksi pencurian motor mereka secara hunting dengan sasaran mengincar motor yang terparkir yang tidak terjaga, kemudian salah satu tersangka ini turun membobolnya mata kunci kontak menggunakan kunci leter T kemudian diambilnya langsung dan dibawa kabur ke luar daerah tersebut lalu dijualnya. “Motor yang dicurinya yakni, motor jenis matic dan motor bebek,” terangnya.

Dikatakan, barang bukti yang kita sita ada sebanyak 17 (tujuh belas) kendaraan bermotor berbagai jenis matic dan motor bebek, 1 (satu) unit kendaraan bermotor sebagai sarana milik tersangka dan sisanya ada 16 (enam belas) motor semuanya hasil curian, selain itu kami Kamis juga mengamankan 5 (lima) unit ponsel berbagai merk, dan 3 (tiga) buah kunci leter T, 3 (tiga) buah mata kunci T, serta 1 (satu) buah tas selempang kecil warna hitam “Ini pengakuan mereka sudah lakukan pencurian motor lebih dari 17 (tujuh belas) kali dan berdasarkan laporan polisi yang sudah kita himpun ada 5 (lima) laporan polisi, yaitu tercatat pada tahun 2018 – 2019, bahkan di tahun 2019 ini baru kejadian pada bulan Januari. Jadi cukup masih baru sudah setahun lebih yang bersangkutan tersangka bermain curanmor,” imbuhnya.

Disampaikan, selain menangkap 2 (dua) tersangka, kita juga menangkap 1 (satu) orang penadah berinisial N dan masih ada 2 (dua) pelaku sebagai penadah dalam buronan petugas. “Hasil motor yang dicuri tersangka pengakuannya buat kebutuhan hidup sehari-hari salah satu residivis serta otak pelaku Yudin ini pernah ditangkap dalam kasus pencurian aki pada tahun 2008, silam,” tukas Leonard. (yti/fz).

News Feed