oleh

Ramijan Tewas Disambar Petir Saat Memanen Padi

JURNALIS SIBER INDONESIA.COM

Bojonegoro,- Mungkin kejadian ini menjadi peringatan bagi warga desa yang sedang berada di sawah atau mencari rumput saat turun hujan atau mendung ,seperti nasib naas dialami Rajan (60) warga RT/RW : 02/01 Desa Kandangan, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro,Jawa Timur.pria ini tewas mengenaskan akibat tersambar petir di area persawahan miliknya,(21/02/19).

Menurut Supriyanto (49) saksi mata yang juga tetangga korban ini mengatakan sekitar pukul 07:00 WIB korban berangkat kesawah bersama dengan saksi Abdul Rochim, Munadi,Dasat, dan Sanadi untuk memanen padi. Pada pukul 11: 30 WIB mereka berlima istirahat untuk makan siang,sampai sekitar pukul 11: 45 WIB. Setelah makan siang selesai korban bekerja lagi untuk menyabit padi, namun pada saat itu cuaca hujan gerimis dan tidak berselang lama petir menyambar korban.

melihat kejadian tersebut saksi yang ada disebelah korban langsung memberi pertolongan dengan cara di bopong dan mencari tempat yang berumput, lalu saksi meletakkan tubuh korban diatas rerumputan.
” Saat itu jantung korban masih berdenyut, terus korban kami bawa ke Puskesmas Trucuk. dan teman yang lain melaporkan ke Polsek Trucuk.” Ujarnya.

Tetapi takdir berkata lain Sesampainya di Puskesmas dan dilakukan pemeriksaan oleh dr. Teguh Sulistyono korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Sementara Kapolsek Trucuk AKP Wiwin Rusli saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut,setelah mendapat laporan pihaknya langsung menuju ke Puskesmas. Menurut Kapolsek bahwa dari hasil pemeriksaan medis terdapat luka jejas pada punggung kiri, luka lebam pada paha kiri luar, mengeluarkan aroma hangus, dan telinga kanan mengeluarkan darah.

” Korban meninggal murni musibah dan tidak ada unsur kekerasan.” Ujar Kapolsek.

Setelah dilakukan pemeriksaan lalu korban di serahkan kepada pihak keluarga korban untuk dimakamkan. (Soetrijono)

News Feed