oleh

Akhirnya Mantan Bupati Suyoto dan Sekda Penuhi Panggilan Kejaksaan, Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Tubuh Inspektorat.

JURNALIS SIBER INDONESIA.COM

Bojonegoro, setelah beberapa kali didatangi oleh pengunjuk rasa terkait kasus yang menimpa Inspektorat yang diduga korupsi dana anggaran akhirnya mantan Bupati Suyoto dan Sekda Suhadi Mulyono penuhi panggilan Kejaksaan Negeri Bojonegoro. Kamis (21/2/2019.

Selain memanggil mantan Bupati dan Sekda Tim Penyidik Kejaksaan negeri Bojonegoro juga memanggil , Kepala DPKAD, Ibnu Suyuti, untuk diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran di kantor Inspektorat Bojonegoro tersebut .

Kasus dugaan penyalahgunaan wewenang di Inspektorat Kabupaten Bojonegoro dalam penggunaan anggaran tahun 2015-2017 senilai Rp 8 miliar tersebut berpotensi menimbukan kerugian Negara.

di hadapan awak media Mantan bupati Suyoto atau yang akrab dipanggil Kang Yoto ini mengatakan bahwa dirinya memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Bojonegoro untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus yang menimpa Inspektorat Bojonegoro.

“Saya dan Pak Mul serta pak Ibnu, datang kesini memenuhi panggilan Kejaksaan membantu untuk menemukan kebenaran materiil supaya Kejaksaan bisa menegakkan seadil-adilnya kasus yang menimpa di Inspektorat,” jelas Kang Yoto .

Sementara itu, menurut Kasi Pidsus Kejaksaan negeri Bojonegoro menjelaskan dipanggilnya mantan Bupati dan Sekda serta Kepala DPKAD,tersebut terkait pada masa itu Suyoto masih menjabat sebagai bupati. Penyidik juga memanggil mantan Kabag Hukum Pemkab Bojonegoro, Khosim, dan Faizol, Kabag Hukum yang sekarang.

seperti diketahui kasus ini muncul saat salah salah satu LSM melaporkan ke KPK untuk menyelidiki kasus dugaan penyalahgunaan anggaran senilai 8 miliar ditubuh Inspektorat. (Soetrijono)

News Feed