oleh

Anggota TNI Dikeroyok Juru Parkir di Ciracas karena Tak Terima Motor Digeser

Jajaran Subdit Resmob Polda Metro Jaya telah melakukan rekonstruksi di halaman parkir Resmob Polda Metro Jaya atas kasus pengeroyokan terhadap dua anggota TNI. Rekontruksi dikawal oleh petugas keamanan dengan Laras panjang dengan memeragakan 20 adegan. BERITA TERKAIT

Dalam agenda rekonstruksi tersebut, tidak ada adegan di mana kepala Kapten Komarudin yang merupakan korban terkena stang sepeda motor yang digeser oleh tersangka Herianto Pandjaitan. Di mana sebelumnya polisi menyebutkan pemicunya bermula saat Herianto yang tak terima usai ditegur oleh Komarudin lantaran memindahkan sepeda motor dan mengenai kepala korban.

Dalam rekonstruksi, ternyata Herianto saat itu menggeser sepeda motor milik Komarudin. Kemudian, Komarudin yang melihat hal tersebut langsung menegur Herianto. Saat itulah terjadi cekcok antar keduanya.

“Adegan kelima, tersangka Herianto menghampiri motor milik korban dan langsung menggeser motor tersebut tanpa sepengetahuan korban (Kapten Komarudin). Adegan ke enam, korban menegur tersangka Herianto atas perbuatannya tersebut. Adegan ketujuh, tersangka Depi melihat terangka Herianto ditegur oleh korban,” kata Kanit I Resmob Polda Metro Jaya Kompol Malvino Sitohang saat memimpin rekontruksi, Senin (17/12).

Selanjutnya, tersangka Depi kemudian menghampiri dan memanggil tersangka Iwan Hutapea. Lantas, tersangka Iwan ikut menghampiri dan bertanya kepada tersangka Herianto.

“kamu kenapa?”

Karena tak terima temannya ditegur, tersangka Iwan lalu tiba-tiba memukul wajah Komarudin dengan menggunakan tangan kanannya. Hal inilah yang kemudian diduga sebagai pemicu pengeroyokan.

Lebih lanjut terkait jumlah pukulan yang diterima oleh Komarudin, Malvino mengaku masih didalami oleh pihaknya.

“Masih didalami ya (jumlah pukulan),” pungkasnya. SUMBER MERDEKA COM

News Feed