oleh

Dinas Pendidikan Kab. Blora Gelar Seminar Bedah Kisi-Kisi dan SKL Tingkat SMP

Blora – Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN), kesibukan Dinas Pendidikan Kabupaten Blora meningkat. Dinas yang membidangi pendidikan ini bekerjasama dengan MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) dan Tim Erlangga mendorong agar sekolah-sekolah yang ada di dalam naungannya, sukses mengikuti UN.

Kegiatan Bedah Kisi kisi dan SKL (Standart Kompetensi Lulusan) untuk tingkat SMP se-Kabupaten Blora. Seminar ini dilaksanakan dengan 5 mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi dan Fisika di ruangan yang berbeda-beda dengan peserta sekitar 90 guru dari 450 guru di bidangnya dari jumlah seluruh guru yang hadir, dilaksanakan pada Jumat (4/01/2019) di aula gedung Dinas Pendidikan jalan A. Yani No. 42 Ketangar, Karangjati, Kecamatan Blora Kota.

Pada salah satu seminar dengan mata pelajaran Bahasa Inggris yang bertempat di aula gedung C dengan narasumber salah satu Tim Penyusun Soal UNBK dari Jakarta, Sri Muryani, S.Pd., M.Pd.

Ketika ditemui oleh kontributor www.analisapublik.com, pihaknya menjelaskan “Saya menyampaikan kepada para guru agar fokus dengan apa yang disiapkan untuk Ujian Nasional 2019 dari segi materi dan mental. Dan para guru mata pelajaran tidak kesulitan dalam menyampaikan hasil seminar ini kepada peserta didik mereka,” katanya.

Pihaknya mengungkapkan, kalau dirinya diundang untuk mengisi seminar agar ada perubahan di Kabupaten Blora yang tingkat kelulusan masih tertinggal. Kabupaten Blora termasuk 7 besar dari bawah dan nomor urut 28 dari 35 Kabupaten di Jawa Tengah.

“Dengan diadakannya seminar ini, banyak sekali manfaat yang didapat. Bukan hanya guru, tapi juga para siswa agar lebih percaya diri dalam menghadapi Ujian Nasional 2019 nanti.”, imbuhnya.

Drs. Sugiyanto, M. Si, selaku Sekretaris Dinas Pendidikan menambahkan diadakannya seminar ini sebagai bentuk upaya meningkatkan tingkat kelulusan di Kabupaten Blora “Acara ini diselenggarakan agar para guru mengetahui lebih dulu kisi-kisi dan SKL ujian nasional. Sehingga ada persiapan dan waktu untuk mempelajari agar menguasai materi UN dan dampaknya siswa mudah menerima materi,” tambahnya. (Red). Sumber :analisapublik.com

News Feed